
Serap Tenaga Lokal, Elnusa Dorong Ekonomi Daerah
Serap Tenaga Lokal, Elnusa Dorong Ekonomi Daerah Yang Menjadi Strategi Terbaru Mereka Untuk Mendapatkan Pundi Uang. Tentu kedua aspek ini menjadi salah satu fakta menarik yang menunjukkan komitmen perusahaan terhadap pemberdayaan masyarakat daerah. Dari total 1.721 tenaga kerja lapangan yang terlibat dalam berbagai proyek. Dan kemudian tercatat sebanyak 978 orang di antaranya merupakan tenaga kerja lokal atau anak daerah. Serta angka ini setara dengan 57 persen, yang berarti lebih dari separuh pekerja lapangan di mana mereka berasal dalam Serap Tenaga Lokal.
Terlebihnya dari masyarakat sekitar lokasi operasional perusahaan. Proporsi tersebut mencerminkan bahwa Elnusa tidak hanya fokus pada kebutuhan operasional semata. Akan tetapi juga memberi ruang yang luas bagi keterlibatan sumber daya manusia dari daerah tempat mereka beroperasi. Distribusi tenaga kerja lokal ini tidak terpusat di satu wilayah. Namun melainkan tersebar di berbagai lokasi operasi seperti Balikpapan, Prabumulih, Jambi, hingga Pekanbaru. Dengan sebaran yang cukup merata, dampak ekonomi yang di timbulkan pun lebih luas. Karena dengan penghasilan dari pekerjaan tersebut langsung berputar di masyarakat setempat dalam Serap Tenaga Lokal.
Elnusa Dorong Ekonomi Daerah Dengan Serap Tenaga Lokal Sebanyak 57%
Kemudian juga masih membahas Elnusa Dorong Ekonomi Daerah Dengan Serap Tenaga Lokal Sebanyak 57%. Dan fakta lainnya adalah:
Sebaran Lokasi
Tentu hal ini menggambarkan strategi perusahaan dalam memberdayakan masyarakat di berbagai daerah operasionalnya. Serta sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi lokal. Dari total 1.721 pekerja lapangan yang terlibat dalam berbagai proyek. Dan ada sebanyak 978 orang atau sekitar 57 persen adalah tenaga kerja lokal. Kemudian menandakan bahwa lebih dari separuh karyawan lapangan mereka berasal dari wilayah sekitar tempat perusahaan beroperasi. Proporsi ini tidak hanya menunjukkan komitmen mereka terhadap pemberdayaan masyarakat. Akan tetapi juga menegaskan upaya perusahaan untuk memastikan bahwa manfaat ekonomi. Tentunya dari operasionalnya dapat di rasakan secara langsung oleh masyarakat setempat. Para tenaga kerja lokal ini tersebar di sejumlah lokasi strategis yang memiliki peran penting dalam industri energi nasional. Salah satunya adalah Balikpapan, Kalimantan Timur. Karena yang di kenal sebagai salah satu pusat industri migas di Indonesia. Kehadiran tenaga kerja lokal di Balikpapan tidak hanya mendukung kelancaran operasional perusahaan.
ELSA Jadi Penggerak Ekonomi Daerah, Serap 57% Tenaga Sekitar
Selain itu, masih membahas ELSA Jadi Penggerak Ekonomi Daerah, Serap 57% Tenaga Sekitar. Dan fakta lainnya adalah:
Komitmen Terhadap SDGs
PT ELSA, sebagai bagian dari Subholding Upstream Pertamina. Kemudian juga menunjukkan komitmennya terhadap Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs). Tentunya melalui berbagai inisiatif yang berfokus pada pemberdayaan tenaga kerja lokal. Salah satu langkah nyata perusahaan adalah dengan menyerap 978 tenaga kerja lokal. Serta yang setara dengan 57% dari total 1.721 pekerja lapangan. Dan yang tersebar di berbagai wilayah operasional Elnusa. Penyerapan tenaga kerja lokal ini sejalan dengan pencapaian SDGs poin 8. Kemudian yang menekankan pentingnya menciptakan pekerjaan yang layak. Dan juga mendorong pertumbuhan ekonomi yang inklusif dan berkelanjutan. Dengan melibatkan masyarakat setempat dalam operasional perusahaan. Serta mereka tidak hanya menyediakan lapangan pekerjaa. Akan tetapi juga berkontribusi pada peningkatan keterampilan. Kemudian juga dengan kapasitas sumber daya manusia di daerah tersebut. Program pelatihan dan pembekalan kompetensi kerja yang di berikan oleh mereka. Terlebihnya memastikan bahwa tenaga kerja lokal tidak hanya siap secara teknis.
ELSA Jadi Penggerak Ekonomi Daerah, Serap 57% Tenaga Sekitar Dengan Tujuan Mulia
Selanjutnya juga masih membahas ELSA Jadi Penggerak Ekonomi Daerah, Serap 57% Tenaga Sekitar Dengan Tujuan Mulia. Dan fakta lainnya adalah:
Pelatihan Dan Pengembangan Kompetensi
Mereka menjalankan program pelatihan dan pengembangan kompetensi secara komprehensif. Tentunya untuk tenaga kerja lokal sebagai bagian dari upaya pemberdayaan masyarakat. Dan juga dorongan terhadap pertumbuhan ekonomi daerah. Program ini di rancang agar tenaga kerja lokal tidak hanya siap bekerja secara teknis. Akan tetapi juga memiliki kemampuan dan daya saing yang tinggi di industri energi yang kompleks dan terus berkembang. Pelatihan yang di selenggarakan mencakup berbagai aspek. Baik teknis maupun non-teknis. Misalnya, melalui program Frontliner Marine Training Program, anak usaha Elnusa. Serta PT Elnusa Trans Samudera, melatih awak kapal agar memiliki kompetensi. Kemudian juga karakter profesional yang memadai, mengingat peran penting sektor maritim dalam mendukung operasional perusahaan. Di sisi lain, Elnusa juga memberikan pelatihan yang relevan. Tentunya dengan kebutuhan masyarakat sekitar wilayah operasional.
Jadi itu dia fakta dari strategi Elnusa yang Serap Tenaga Lokal.